OK.Video Festival yang ketiga ini mengangkat tema ‘MILITIA’ (Milisi – dalam bahasa Indonesia), sebuah kata yang berarti memberdayakan masyarakat sipil secara terorganisir / terencana juga termobilisasi dan berhubungan dengan sebuah kegiatan yang mendorong sebuah perubahan yang terinisiatif dari dalam sendiri. Dalam konteks ini tentu kita menghubungkannya dengan perkembangan medium video di masyarakat.
Ruangrupa bekerjasama dengan Insomnium sebagai fasilitator dalam workshop ini. Dalam rangkaian festival ini, ruangrupa melaksanakan 15 workshop video di 11 kota (Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Jatiwangi, Semarang, Cirebon, Malang, Surabaya, Pekanbaru, Padang, Menado). Workshop di Malang berlangsung tanggal 3-8 Juni bertempat di Insomnium. Untuk preview video hasil workshop :
http://www.engagemedia.org/Members/okvideo/videos/round-1-xvid.avi/view
=========================================================================
OK.Video Festival, the third is the theme of ‘militia’ , a word which means to empower civil society is organized / a mobilitation planned termobilisasi and also associated with an activity that encourages a change in inspired from their own. In this context we certainly connect with the people in the video medium.
Ruangrupa cooperation with the Insomnium as facilitators in this worksh
op. In this series of festivals, ruangrupa carry 15 video workshops in 11 cities (Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Jatiwangi, Semarang, Cirebon, Malang, Surabaya, Pekanbaru, Padang, Menado). Workshop held in Jakarta on 3-8 Jun
e at the Insomnium. For a video preview of the workshop:
http://www.engagemedia.org/Members/okvideo/videos/round-1-xvid.avi/view

2 responses so far ↓
romo // August 2, 2007 at 5:47 am |
http://www.youtube.com/results?search_query=johnny+cash&search=Search
romo // August 2, 2007 at 5:49 am |
“…Kebahagian seorang wanita tidak datang melalui penghormatan dan kejayaan seorang pria, ataupun kedermawanan dan kasih sayangnya, namun melalui hati yang menyatukan hati dan kasih sayang mereka, membuat mereka menjadi satu bagian dalam tubuh kehidupan dan satu kata di bibir Tuhan…”